Sign up with your email address to be the first to know about new products, VIP offers, blog features & more.

[mc4wp_form id="5"]

Pentas Kolaborasi 3 Seni 1 Panggung Picu Kecintaan Warga Pada Seni Budaya

By Posted on 0 2 m read 943 views

Kendal – Para seniman Kabupaten Kendal kompak menampilkan sajian seni  kolaborasi yang memadukan antata seni wayang kulit, wayang orang dan ketoprak, di halaman rumah ayahanda Bupati Kendal Irjen Pol (Purn) Drs. H. Zainal Abidin Ishak, S.H. Desa Surokonto Kulon, Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Suasana peringatan Hari Jadi Kabupaten Kendal yang ke-414 tahun 2019 berkat peran para pekerja seni pada Jumat malam (2/8/2019) itu makin terasa greget apresiasinya sampai ke desa.

Acara yang unik itu menarik perhatian warga masyarakat khususnya para pemuda pecinta seni. Acara khusus bagi warga itu diawali dengan memanjatkan doa bersama kepada Allah SWT sebagai ungkapan rasa syukur. Kemudian dilanjutkan penyerahan wayang oleh Bupati Mirna kepada duet para dalang sebagai tanda dimulainya pementasan. Masyarakat para pecinta seni tradisional dan warga masyarakat pedesaan di kecamatan Pageruyung dan sekitarnya datang berduyun-duyun menyambut dengan gembira gelaran event langka itu.

Pembina Dewan Kesenian Kabupaten Kendal, Sonny Wisnu Murti menjelaskan bahwa pementasan pagelaran budaya itu mengkolaborasikan kekompakan antara seniman wayang kulit, wayang orang dan ketoprak dalam satu sajian alur cerita. Event ini mamacu rasa cinta para pemuda kepada kesenian juga kepada daerahnya. Ruang yang disediakan oleh pemerintah daerah ditangkap dan diisi dengan kreatifitas seni budaya bersama para seniman berbagai jenis kesenian.

Pagelaran seni budaya dengan menampilkan cerita ‘Srikandi Senopati’   tidak hanya mengkolaborasikan seni pertunjukan wayang kulit, wayang orang dan seni ketoprak tetapi juga memadukan dengan seni geguritan dan campursari sehingga tercapai harmoni keselarasan dan kreatififitas,” ujarnya. DEmikian pula sajian kesenian wayang juga menghadirkan 2 dalang asli kelahiran Kabupaten Kendal. “Kami hadirkan 2 dalang asli kelahiran Kendal, yaitu Ki Joko Suwanto saat ini berada di Pemalang dan Ki Bejo Darmadi yang saat ini berada Kabupaten Semarang,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Kendal lewat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal berharap bara api cinta masyarakat kepada kesenian tradisional tidak surut apalagi padam.  “Kegiatan ini masih dalam rangkaian Hari Jadi Kendal, dan diharapkan penampilan pergelaran seni budaya tradisinal ini terus digemari oleh masyarakat Kabupaten Kendal sebagai wujud masyarakat Kabupaten Kendal yang cinta akan budaya,” ujar Kepala Dinas

Hadir dalam acara tersebut, Bupati Kendal bersama jajaran Forkopimda antara lain Komandan Kodim Kendal, Letkol Muhammad Ginda Ginanjar, Kalpores Kendal AKBP Hamka Mappaita, SH. Dari jajaran pemerintah daerah Kabupaten Kendal juga hadir para staf ahli bupati, para asisten sekda, pimpinan OPD Kabupaten Kendal dan para camat serta para kepala desa beserta jajaran perangkat desa dan tokoh masyarakat. Malam itu, benar-benar menjadi malam kebersamaan antara jajaran pimpinan di daerah dengan warga masyarakat desa sebagai sama-sama penikmat kesenian. Tim Handal.

Bagikan Artikel ini...