Sign up with your email address to be the first to know about new products, VIP offers, blog features & more.

[mc4wp_form id="5"]

Soto Dengkul

By Posted on 0 1 m read 1.3K views

Soto dengkul kini menjadi salah satu kuliner khas Kendal yang banyak diserbu terutama pada musim liburan. Banyak mobil berplat nomor Jakarta, Bogor, Banten, dan lain-lain yang parkir di sepanjang jalan lokasi warung soto dengkul, tepatnya di Jalan Soekarno Hatta Barat Nomor 8 Jambearum Patebon.

Disebut soto dengkul karena kuahnya mengandung sumsum dengkul sapi. “Soto dengkul kami tanpa gajih sehingga terasa lebih segar,” tutur pemilik warung Siti Mualifah yang lebih akrab dipanggil Bu Alif.

“Saya meramu sendiri soto dengkul ini sejak tahun 2011. Dengan menggunakan ramuan bumbu khusus seperti bawang, jahe, dan kunir yang dipadu dengan bihun, tauge, telur, dan daging sapi. Kami menyajikannya secara lengkap dengan sambal lombok galak dan tomat,” jelas Bu Alif.

Warung Bu Alif buka sejak pukul 07.00 WIB sampai dengan 21.00 WIB. Tersedia tempat untuk lesehan ataupun duduk di ruang AC. Warung juga dilengkapi dengan mushola dan tempat bermain anak sehingga lebih nyaman dan religius.

Satu porsi soto dengkul dibandrol dengan harga Rp 16.000 belum termasuk nasi. Usai menyantap soto dengkul belum lengkap tanpa disertai minuman khas berupa wedang atau es tape ketan kopyor, yakni campuran antara tape dan degan kopyor.

Meski dibantu 15 karyawan setiap harinya, namun Bu Alif tetap terjun sendiri di warung mengontrol kualitas rasa sambil merangkap menjadi kasir. (01).

Bagikan Artikel ini...